Cuti Akademik

Syarat-syarat dan pengertian cuti kegiatan akademik

1. Syarat-syarat dan pengertian cuti kegiatan akademik adalah sebagai berikut:
a. Yang disebut cuti akademik ialah cuti sementara tidak melakukan seluruh kegiatan akademik karena alasan tertentu
b. Cuti akademik dapat dilakukan  setelah mendapat persetujuan dosen PA dan diketahui oleh Ketua Program Studi yang bersangkutan
c. Masa cuti akademik tidak dihitung sebagai studi dan  tidak bebas SPP/Uang Kuliah
d. Mahasiswa  yang diperbolehkan mengambil Masa cuti Akademik adalah mereka yang telah mengikuti pendidikan sekurang-kurangnya 2 semester
e. Cuti Akademik diajukan dengan permohonan tertulis sebelum semester  berjalan
f.  Aktif  kembali ialah mengikuti kegiatan akademik setelah menjalani masa  cuti  maksimal 3 (tiga) semester
g. Jumlah SKS yang dibenarkan diambil mahasiswa  setelah mengetahui masa cuti berdasarkan  IP semester  sebelum yang bersangkutan  mengajukan permohonan cuti
2. Alasan Cuti Akademik
Mahasiswa  dapat mengajukan cuti akademik dengan alasan sebagai berikut:
a. Gangguan kesehatan yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter dari Rumah Sakit
b. Kondisi ekonomi yang tidak mendukung yang dibuktikan dengan Surat Pernyataan  tidak mampu dari lurah tempat tinggalnya
c. Alasan-alasan yang lain yang sangat mendesak (tidak melanggar susila) sehingga untuk sementara tidak memungkinkan mahasiswa yang bersangkutan untuk melanjutkan  kegiatan perkuliahan.

 

3. Masa Cuti Akademik
Waktu cuti akademik yang diperkenankan  kepada seorang mahasiswa sebagai berikut:
a. Cuti akademik minimal 1 semester  danmaksimal 4 semester  selama masa kuliah
b. Cuti yang pertama 1 semester, jika sangat mendesak  boleh diperpanjang
c. Cuti Akademik tidak diperkenalkan selama 3 semester   secara berturut-turut.
 
4. Prosedur Permohonan Cuti Akademik
a. Permohonan Cuti Akademik diajukan kepada Ketua melalui Ketua Prodi berdasarkan rekeomendasi dosen PA
b. Permohonan Cuti akademik diajukan paling lambat 1 bulan sebelum perkuliahan semester berikutnya dimulai
c. Mahasiswa yang melakukan sendiri kegiatan cuti, dianggap absen dan dihitung secara terus menerus tidak hadir mengikuti perkuliahan dan akhirnya yang bersangkutan akan dikeluarkan/ hilang hak sebagai mahasiswa  sesuai peraturan yang berlaku (Statuta)
d. Permohonan cuti kuliah dan aktif kuliah kembali harus berdasarkan surat persetujuan ketua Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Sinagoge Medan (STTASM)
e. Permohonan aktif Kuliah harus diajukan kepada Ketua melalui Ketua Prodi yang bersangkutan selambat-lambatnya  satu bulan sebelum semester berjalan
f.  Permohonan aktif  kuliah kembali harus disetujui oleh Ketua, yang dibarengi dengan dikeluarkannya   Surat Persetujuan.